Wednesday, 25 March 2015

Berkomunikasi Dalam Organisasi Intra Sekolah



Dalam tulisan saya kali ini, saya akan menjelaskan tentang organisasi dan saya juga akan menceritakan pengalaman pribadi saya selama saya mengikuti kegiatan organisasi di SMA. Organisasi yang saya ketahui ada banyak sekali dan manfaatnya banyak juga, tentang pengalaman organisasi yang saya ikuti bermacam – macam.

Kali ini, saya akan sedikit berbagi pengalaman saya dalam mengikuti organisasi saat saya menduduki bangku SMA. Saya mengikuti salah satu organisasi di SMA yaitu organisasi intra sekolah atau yang sering disebut dengan OSIS.   

Organisasi kesiswaan ini berfungsi untuk menampung para siswa yang mempunyai minat untuk berorganisasi dan untuk mencari pengalaman dalam berorganisasi. Saya mengikuti organisasi OSIS ini sewaktu saya masih bersekolah di SMA Negeri 59 Jakarta. Saya mengikuti organisasi ini karena mempunyai banyak tujuan yang diantaranya ingin menambah pengalaman saya dalam keorganisasian. Saya menjadi anggota OSIS pada masa kerja angkatan 2011 – 2012 atau tepatnya sewaktu saya duduk di kelas 2 SMA.

Untuk menjadi anggota OSIS di sekolah saya kita harus mengikuti Latihan Dasar Kepemimpinan Siswa atau LDKS. Saya mengikuti Latihan Dasar Kepemimpinan Siswa ini selama 3 hari 2 malam yang bertempat di Ciloto Puncak, Jawa Barat. Dalam kegiatan ini kita akan dilatih bagaimana caranya untuk bekerja sama dengan teman kita yang lain dalam menyelesaikan masalah yang kita hadapi. Di LDKS ini kepribadian dan mental kita juga akan dilatih agar mampu menghadapi sebuah permasalah yang menurut kita sangat sulit diselesaikan. Setelah mengikuti kegiatan tersebut kita akan di wawancara oleh anggota OSIS yang masih dalam masa kerja, dalam tes ini kita akan di berikan beberapa pertanyaan. Salah satu contoh pertanyaan tersebut adalah mengenai visi dan misi kita dalam mengikuti organisasi OSIS ini.

Selanjutnya kita akan menyampaikan visi dan misi kita dihadapan para siswa dan siswi sekolah kita, disini kita akan tahu seberapa kuat mental kita. Karena kita dituntut untuk dapat menyampaikan visi dan misi kita di hadapan guru dan murid-murid yang lainnya. Setelah itu akan dilakukan voting yang dilakukan oleh siswa sekolah kita.

Pada saat saya menjabat sebagai anggota OSIS, saya sempat mengadakan beberapa kali bakti sosial. Kami mengumpulkan dana dengan cara meminta dana kepada para siswa, selain sumbangan dalam bentuk uang, kami juga menerima sumbangan berupa baju bekas yang layak pakai ataupun berupa sembako. Selain itu kami juga membuat kerajinan tangan yang nantinya akan di jual, kami membuka stand di sekolah untuk menjual kerajinan tersebut dan hasil dari penjualan itu turut kami sumbangkan.

Dengan mengikuti organisasi tersebut, saya dapat menambah pengalaman saya serta mendapatkan banyak pengetahuan mengenai pentingnya bersosialisasi dengan orang lain atau masyarakat sekitar yang membutuhkan bantuan kita, walaupun tidak seberapa bantuan yang kita berikan, namun hal yang terpenting adalah melihat kebahagiaan mereka.


Anggota OSIS SMAN 59 Jakarta 2011 - 2012


Kegiatan LDKS di Ciloto Puncak

Sebuah organisasi dapat terbentuk karena beberapa aspek atau alasan yaitu penyatuan visi dan misi juga tentang tujuan yang sama dengan perwujudan eksistensi sekelompok orang tersebut terhadap masyarakat dan sekitarnya. Semua organisasi memiliki manfaat yang positif untuk dikehidupan sehari – hari karena dengan kita mengikuti organisasi kita akan punya banyak wawasan  dan bisa bersosialisasi dengan teman banyak.

Sekian yang dapat saya ceritakan, Terimakasih.